Cara Mengatur Shift Karyawan Hotel agar Pelayanan Maksimal

Cara Mengatur Shift Kerja Karyawan Hotel

DoranDev Shift kerja bagi karyawan hotel itu sangat penting, karena jam operasional hotel berlangsung selama 24 jam setiap hari. Pengaturan shift karyawan dilakukan agar pelayanan terhadap tamu tetap berjalan lancar. Selain itu untuk menjaga keseimbangan, produktivitas karyawan, serta mencegah agar karyawan tidak kelelahan akibat jam kerja yang terus menerus. Untuk mengatur shift karyawan hotel, bagian HR hotel harus memperhatikan beberapa hal penting agar jadwal lebih efisien dan akurat.

Cara Mengatur Shift Karyawan Hotel

Cara Membuat Jadwal Kerja Karyawan Hotel
Sc: Freepik

Mengatur shift atau jadwal kerja karyawan hotel membutuhkan pemahaman yang dalam tentang kebutuhan operasional hotel itu sendiri. Berikut cara-cara yang paling penting untuk dipertimbangkan saat mengatur shift karyawan, di antaranya:

1. Analisis Kebutuhan Opersional Hotel

Sebelum membuat shift kerja, tim HR harus terlebih dahulu menganalisis atau memahami kebutuhan operasional hotel. Biasanya di hotel sistem kerja akan dibagi menjadi tiga shift utama. Dan setiap shift memiliki fokus pekerjaan yang berbeda-beda, sehingga sangat penting untuk menyesuaikan karakter agar produktivitas maksimal.

Shift pagi biasanya akan fokus pada pekerjaan seperti check-out tamu, sarapan, dan memulai aktivitas harian. Kemudian shift sore fokus pada jumlah tamu yang check-in, waktu makan malam, hingga meningkatnya pelayanan kamar. Terakhir untuk shift malam, fokus pada keamanan, dan antisipasi kebutuhan darurat. Selain itu bisa juga dengan menyiapkan shift khusus fleksibel, jika ada karyawan yang mendadak mengalami kendala untuk bekerja di shift-nya. Sehingga ia bisa menentuka jam kerjanya dan tetap sesuai aturan.

2. Membuat Rotasi Shift

Melakukan rotasi shift kerja juga sangat penting, meski jadwal telah disesuaikan sesuai karakter karyawan dan kebutuhan. Hal ini dilakukan karena karyawan yang mendapat shift malam, jika itu berjalan terus menerus bisa mengalami gangguan kesehatan. Dan sebelum pergantian shift antara pagi, siang, atau malam, sebaiknya karyawan memperoleh jatah libur untuk menyesuaikan jam masuk di shift baru. Selain itu, jadwal shift harus jelas dan jangan sampai ada double shift.

3. Menggunakan Aplikasi

Mengatur shift kerja dihotel yang beroperasi 24 jam itu sangat kompleks. Jika melakukannya secara manual akan rawan terjadi kesalahan dan membuat pekerjaan justru berantakan. Oleh karena itu, HR bisa menggunakan aplikasi khusus yang sudah dirancang untuk membantu menyusun shift karyawan dengan lebih tepat, cepat, dan rapi. Dengan susunan yang rapi, karyawan atau staf bisa dengan mudah mengetahui kapan ia bekerja sesuai shift.

4. Melibatkan Karyawan

Untuk menentukan shift yang tepat, sebaiknya pimpinan atau tim HR melibatkan karyawan dalam membuat jadwal kerja atau shift. Karena dengan begitu, kepuasan dan motivasi kerja akan meningkat. Shift kerja juga bisa ditentukan dengan adil dan seimbang. Selain itu, tim bisa terbangun lebih kuat melalui interaksi selama berdiskusi atau saling bertukar pendapat. Manfaat bagi karyawan lainnya, mereka bisa saling berkoordinasi untuk menukar shift jika ada keperluan mendesak.

Baca juga: Apa itu HCM – Human Capital Management? Pengertian, Manfaat, dan Tugasnya di Perusahaan

Pembagian Shift Kerja Karyawan Hotel
Sc: Freepik

5. Sediakan Karyawan Cadangan

Dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia kerja, terkadang muncul situasi yang tak terduga. Mulai dari karyawan yang sakit, izin mendadak, atau kondisi darurat lainnya. Oleh karena itu, usaha yang terutama beroperasi 24 jam seperti hotel harus memiliki karyawan cadangan agar bisa menggantikan karyawan tetap yang berhalangan hadir. Apalagi saat ada lonjakan tamu, karyawan cadangan sangat dibutuhkan, misalnya di musim liburan atau saat ada acara khusus di hotel tersebut. Keberadaan karyawan cadangan ini bisa membantu pekerjaan yang bisa ditangani tanpa banyak pelatihan khusus.

6. Mengumumkan Jadwal Kerja

Setelah semua jadwal atau shift kerja dibuat, kepala bagian operasional harus mengumumkan ke semua karyawan. Hal itu dilakukan agar operasional selama 24 jam berjalanan dengan lancar, serta memastikan bahwa shift kerja sudah dibuat dengan adil dan seimbang. Pengumuman seperti ini juga membuat pengelolaan cuti dan potensi pertukaran shift antar karyawan mudah. Di sisi lain, tim HR juga akan memiliki kemudahan untuk memantau produktivitas dan meminimalisir konflik jadwal.

7. Evaluasi Rutin

Selanjutnya shift kerja karyawan hotel harus dievaluasi secara rutin atau berkala. HR atau kepala bagian perlu memastikan bahwa operasional hotel dalam 24 jam berjalan dengan lancar. Evaluasi rutin juga diperlukan agar bisa menyesuaikan di saat kebutuhan bisnis berubah. HR juga bisa mendapat umpan balik dari karyawan apakan jadwal selanjutnya harus dilakukan perubahan total atau tidak. Dan yang paling penting evaluasi ini untuk memastikan kualitas pelayanan. Ketika karyawan merasa puas dan tidak kelelahan makan pelayanan pada tamu akan berdampak positif.

Baca juga: Bukan Sekedar Dokumen: Ini Definisi, Tujuan, dan Contoh SOP Perusahaan!

Penutup

Tips Mengatur Jadwal Kerja Karyawan
Sc: Freepik

Jadi mengatur shift kerja karyawan hotel tidaklah mudah dan harus detail, karena kualitas karyawan akan mempengaruhi pelayan terhadap tamu. Dengan analisis kebutuhan hotel yang tepat, didukung teknologi, dan keterbukaan komunikasi antara atasan dan karyawan akan tercipta sistem kerja shift yang adil, produktif, dan fleksibel.

Dengan menerapkan cara atau tips di atas, lingkungan kerja di hotel akan lebih efektif, efisien, dan responsif. Karyawan tidak merasa terbenani dalam bekerja, dan tamu mendapat pelayanan yang baik. Untuk membantu membuat jadwal kerja karyawan hotel, Anda bisa menggunakan aplikasi absensi karyawan seperti Jeclock.