Kenapa Orang Beli Surat Dokter? Ini Bahayanya Menggunakan Surat Dokter Palsu

Kenapa Orang Membeli Surat Dokter, dan Apa Bahayanya?

DoranDev – Surat dokter merupakan dokumen resmi yang bisa didapat setelah melakukan sederet prosedur pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan. Seseorang akan mendapat surat keterangan jika dokter yang memeriksa berkenan memberikan untuk keperluan yang benar-benar valid. Dokter bisa menolak untuk memberikan jika surat keterangan akan disalahgunakan oleh pasien.

Dokter wajib memberikan keterangan sesuai hasil pemeriksaan tanpa ada yang dipalsukan demi kepentingan pasien. Namun, di luar sana masih ada prakter jual beli surat dokte palsu. Bahkan kita bisa menemukan iklan yang menyediakan jasa tersebut hanya dalam waktu yang singkat. Apakah hal itu boleh dilakukan? Apa bahayanya jika seseorang membeli surat dokter?

Kenapa Orang Membeli Surat Dokter?

Kenapa Orang Membeli Surat Dokter
Sc: freepik

Membeli surat dokter biasanya dilakukan untuk melengkapi dokumen ketika seseorang akan melamar pekerjaan, untuk izin tidak kerja atau sekolah karena sakit, mengklaim asuransi, bahkan untuk syarat perjalanan. Dengan surat dokter, seseorang bisa memastikan kondisi kesehatan sesuai aturan yang sedang jalani. Sementara itu, untuk mendapatkan surat dokter resmi, harus datang dan melakukan rangkaian pemeriksaan.

Jadi surat dokter ini tidak bisa dibeli disembarang tempat bahkan dokter juga tidak diperbolehkan memberikan surat keterangan tanpa adanya pemeriksaan. Selain itu surat resmi harus memuat informasi penting, mulai dari kop surat, nama rumah sakit, alamat rumah sakit atau klinik, serta identitas dokter yang mengeluarkan surat keterangan. Jika seseorang menggunakan surat keterangan dokter palsu maka akan ada sanksinya.

Bagaimana Cara Mendapatkan Surat Dokter yang Sah?

Untuk mendapatkan surat dokter yang sah atau resmi untuk melengkapi keperluan administrasi, bisa mengikutip langkah-langkah ini:

1. Kunjungi Fasilitas Kesehatan

Jika memerlukan surat dokter untuk berbagai keperluan, langsung mengunjungi fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit terdekat.

2. Siapkan Identitas

Setelah sampai di fasilitas kesehatan, sipakan identitas seperti KTP dan BPJS untuk melakukan pendaftaran di bagian administrasi.

3. Jalani Pemeriksaan Medis

Selanjutnya melakuka konsultasi dan menjalani pemeriksaan denga dokter atau tenaga medis yang bertugas. Berikan informasi yang jujur dan detail mengenai kondisi badan saat itu dan riwayat sakit jika ada.

4. Dapatkan Surat Keterangan

Setelah pemeriksaan selesai, mintalah surat keterangan pada dokter. Dokter akan memberikan surat keterangan berdasarkan hasil pemeriksaan, dan menentukan apakah Anda memerlukan istirahat (jika sakit) dan berapa lama waktu istirahat yang direkomendasikan.

5. Menyelesaikan Administrasi

Terkahir, dokter akan menerbitkan Surat Keterangan Sakit yang resmi, lengkap dengan tanda tangan, stempel fasilitas kesehatan, dan nomor registrasi yang sah. Dilanjut dengan membayar sesuai rangkaian pemeriksaan.

Baca juga: Apa itu Toxic Productivity? Kenali Bahaya dan Solusinya untuk Perusahaan Anda

Bahaya dan Risiko Surat Dokter Palsu

Bahaya Membeli Surat Dokter
Sc: Freepik

Dalam pasal 35 UU Nomor 39 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran, mendapatkan surat keterangan dokter secara online tidak dibenarkan. Apabila seorang dokter mengeluarkan surat keterangan kesehatan tanpa pemeriksaan langsung, maka surat bisa dianggap palsu dengan ancaman empat tahun penjara. Sementara itu, dokter yang memberikan surat telah dianggap melanggar Kode Etik Kedokteran. Berikut beberapa bahaya dan risiko lain jika membeli surat dokter palsu:

1. Bahaya Hukum

Pemalsuan dokumen resmi, termasuk surat keterangan dari, adalah tindakan pidana. Seseorang yang menggunakan atau membuat surat dokter palsu bisa dikenakan pidana penjara maksimal 6 tahun berdasarkan Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Jadi tindakan tersebut dapat dijerat dengan pasal-pasal terkait pemalsuan surat, yang ancaman hukumannya tidak main-main.

Bagi dokter yang sengaja membuat surat kerangan palsu untuk dijual bisa dikenakan pidana penjara maksimal 4 tahun, bahkan bisa ebih lama hingga 8 tahun 6 bulan jika surat itu dibuat untuk memasukkan seseorang ke rumah sakit jiwa. Dan jika surat digunakan seseorang sebagai kelengkapan di persidangan dan situasi dengan melakukan sumpah, ancaman pidananya maksimal 7 tahun penjara.

2. Dampak Etika dan Moral

Menggunakan surat dokter palsu artinya seseorang melakukan kebohongan dan ketidakjujuran. Hal tersebut dapat merusak kepercayaan di lingkungan kerja pendidikan, maupun sosial. Integritas diri dan kejujuran Anda dapat tercoreng selamanya akibat tindakan ini. Jika kepercayaan rusak, maka ke depannya sulit membangun kembali kepercayaan di masyarakat luas.

3. Kondisi Kesehatan Terabaikan

Jika seseorang membeli surat dokter palsu untuk memberikan keterangan sehat saat benar-benar sakit, maka orang tersebut akan melewatkan kesempatan untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan medis yang tepat. Hal tersebut justru bisa memperburuk kondisi kesehatan. Sebaliknya, jika badan tidak sakit namun membeli surat sakit palsu, maka hal itu bisa mengambil keuntungan dari sistem yang seharusnya melindungi mereka yang membutuhkan.

4. Merugikan Pihak Lain

Pemalsuan surat dokter bisa merugikan instansi atau perusahaan tempat bekerja atau belajar. Dengan adanya keterangan palsu dari dokter atau pembuatan surat keterangan sehat secara mandiri yang tidak sesuai kondisi kesehatan maka dapat mengganggu produktivitas, perencanaan, dan bahkan menimbulkan kerugian finansial lembaga tersebut.

Baca juga: Cara Mengatasi Stress Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Karyawan

Penutup

Risiko Membeli Surat Dokter
Sc: Freepik

Itulah cara membuat surat dokter yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Dan hindari membeli surat keterangan dokter secara online atau palsu tanpa pemeriksaan yang seenarnya agar tidka merugikan orang lain dan terhindar dari risiko hukum yang berat. Bagi pelaku usaha terus mengantisipasi dan mencegah adanya karyawan yang izin menggunakan surat dokter karena sakit. Anda juga bisa mempermudah pengelolaan karyawan dengan aplikasi absensi karyawan Jeclock.