Apa Beda WFA dan WFH? Dua Sistem Kerja yang Sering Disamakan

beda wfa dan wfh

DoranDev – Semenjak adanya pandemi Covid-19, banyak perusahaan dipaksa untuk beradaptasi dengan sistem kerja jarak jauh. Istilah seperti WFH dan WFA pun mulai populer di kalangan pekerja dan perusahaan. Namun, hingga kini masih banyak yang menganggap keduanya sama. Padahal beda WFA dan WFH cukup signifikan, terutama dari sisi fleksibilitas dan lokasi kerja. 

WFH atau Work From Home berarti bekerja dari rumah. Sementara itu, WFA atau Work From Anywhere memberikan kebebasan lebih kepada karyawan untuk bisa bekerja dari mana saja. Perbedaan keduanya penting untuk dipahami, terutama bagi perusahaan yang sedang menyusun kebijakan baru maupun bagi pekerja yang ingin memiliki pekerjaan fleksibel. Lalu, apa saja perbedaan antara WFH dan WFA? Mari kita simak ulasannya di artikel berikut!

Apa Beda WFA dan WFH?

beda wfa dan wfh
sc: Freepik

Istilah WFH sebenarnya sudah ada lebih dulu sebelum pandemi, namun mulai dikenal luas dan diterapkan secara massal sejak Covid-19. Di tengah perubahan itu, muncul pula istilah baru yaitu WFA atau remote working yang menawarkan fleksibilitas lebih tinggi dibandingkan WFH. Lantas, apa beda WFA dan WFH? 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, WFH atau work from home adalah sistem kerja jarak jauh yang dilakukan dari rumah. Pekerja tetap mengikuti jam kerja yang telah ditentukan perusahaan, hanya saja lokasi kerjanya berpindah dari kantor ke rumah. 

Sementara itu, WFA atau work from anywhere memberikan keleluasaan yang lebih tinggi. Pekerja tidak hanya bisa bekerja dari rumah, tapi juga dari mana pun yang mereka inginkan, baik di kafe, perpustakaan, coworking space, bahkan sambil traveling. 

Dengan kata lain, perbedaan utama antara WFA dan WFH terletak pada lokasi dan fleksibilitas kerja. Jika WFH hanya memberi opsi bekerja dari rumah, maka WFA membuka lebih banyak lokasi kerja yang pada akhirnya berpengaruh pada produktivitas masing-masing individu.

Baca juga: Apa Itu HRBP: Peran, Tanggung Jawab, dan Skill yang Harus Dimiliki

Kelebihan WFA dan WFH

beda wfa dan wfh
sc: Freepik

Setelah memahami beda WFA dan WFH berdasarkan pengertiannya, Anda juga perlu mengetahui kelebihan dari masing-masing sistem kerja ini. Baik WFA maupun WFH memiliki keunggulan tersendiri yang bisa disesuaikan dengan gaya kerja, kebutuhan, dan karakter pekerja. 

WFH memberikan kenyamanan bagi pekerja yang lebih suka lingkungan tenang dan terkontrol seperti rumah. Berikut adalah beberapa kelebihan WFH:

  • Fleksibilitas waktu kerja.
  • Efisiensi biaya.
  • Lebih dekat dengan keluarga.

Sementara itu, WFA menawarkan kebebasan yang lebih luas karena tidak hanya dari sisi waktu, tapi juga tempat. Berikut adalah beberapa kelebihan WFA:

  • Fleksibilitas lokasi.
  • Meningkatkan semangat dan produktivitas.
  • Gaya hidup yang dinamis.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Business Acumen dan Fungsinya dalam Bisnis, Apa Saja?

Kekurangan WFA dan WFH

beda wfa dan wfh
sc: Freepik

Selain kelebihan WFA dan WFH, ada juga beberapa kekurangan dari masing-masing sistem kerja yang penting untuk dipertimbangkan. Meski keduanya menawarkan fleksibilitas, ternyata tidak semua orang cocok dengan sistem kerja jarak jauh jika tidak diimbangi dengan manajemen waktu dan disiplin yang baik.

WFA memang terdengar menyenangkan, namun ada beberapa tantangan yang bisa dialami oleh para pekerja, seperti:

  • Risiko kesehatan yang lebih tinggi.
  • Potensi burnout saat liburan.
  • Biaya tambahan pribadi.

Begitu Pula dengan WFH juga memiliki tantangan tersendiri yang seringkali dirasakan oleh para pekerja, terutama jika lingkungan rumah tidak mendukung produktivitas kerja. Beberapa kekurangannya antara lain:

  • Kurangnya motivasi dan rasa jenuh.
  • Komunikasi terbatas.
  • Jam kerja tidak teratur.
  • Gangguan dari lingkungan rumah.

Baca juga: Apa Itu Talent Retention? Strategi Jitu Mempertahankan Karyawan Berkualitas

Lebih Relevan WFO, WFA, atau WFH?

beda wfa dan wfh
sc: Freepik

Terlepas dari dua sistem kerja remote, model kerja work from office (WFO) masih tetap relevan di banyak sektor. Bahkan, sekarang juga ada istilah lain yang menggabungkan keduanya, yaitu sistem kerja hybrid

Saat ini sudah banyak perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan dengan sistem remote maupun hybrid. Hal ini menjadi strategi yang efektif, terutama di era digital saat ini di mana kolaborasi bisa dilakukan dari mana saja.

Meski sama-sama menawarkan fleksibilitas, beda kerja hybrid dan kerja remote terletak pada kewajiban kehadiran fisik. Pada kerja hybrid, karyawan tetap diharuskan datang ke kantor dalam waktu tertentu. Sedangkan kerja remote memungkinkan karyawan bekerja sepenuhnya dari jarak jauh tanpa perlu hadir.

Dengan begitu, semua sistem kerja sebenarnya bisa relevan tergantung pada jenis pekerjaan, industri, dan budaya organisasi yang dijalankan. Hal yang terpenting adalah bagaimana sistem kerja tersebut mampu mendukung kesejahteraan karyawan sekaligus mencapai tujuan perusahaan.

Baca juga: Apa Itu Management By Objectives (MBO) dan Cara Efektif Menerapkannya

Penutup

Di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis, tidak ada sistem kerja yang paling benar. Hal terpenting adalah bagaimana perusahaan dan karyawan mampu beradaptasi, menjaga produktivitas, serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat sesuai kebutuhan.

Jika Anda sedang menjalankan bisnis atau mengelola tim dengan sistem kerja remote, hybrid, atau bahkan WFO. Jangan lupa gunakan Jebusiness sebagai solusi pengelolaan bisnis online Anda. Aplikasi ini membantu Anda memantau operasional, mengelola data, hingga mempermudah komunikasi dan kolaborasi tim.